Setiap Menit, Setiap Hari, Matahari Selalu Bersinar Di Suatu Tempat

Pada prinsipnya tidak ada alasan yang cukup memadai untuk seseorang menjadi takut akan kegagalan. Alasan yang menjadikan seseorang takut akan kegagalan dalam pencapaian adalah karena di dalam diri orang tersebut menjadikan kegagalan sebagai suatu keadaan yang ditakuti. Artinya, ini semua terkait dengan persepsi Anda atas kegagalan.

Jika Anda menganggap bahwa kegagalan adalah akhir dari segala harapan yang ada dalam diri Anda akan suatu pencapaian, maka kegagalan akan menjadi frase yang menakutkan bagi diri Anda.

Hal ini terlepas dari apakah ketakutan yang memasuki diri Anda disebabkan oleh pengalaman Anda akan kegagalan, atau karena Anda melihat kegagalan yang dialami oleh orang-orang yang ada di sekitar Anda sehingga Anda menjadi takut mengalami apa yang mereka alami, atau juga disebabkan adanya hembusan-hembusan pemikiran negatif akan kegagalan yang disampaikan oleh orang-orang yang ada di sekitar Anda, dan oleh Anda ditanggapi sebagai sebuah kebenaran yang didukung dengan bukti-bukti.

Kesuksesan bagaikan matahari yang menyinari bumi.

Seperti yang Anda ketahui bahwa matahari selalu menyinari bumi setiap saat.

Bahkan disaat bagian lain sedang tidak tersinari matahari, pada kenyataannya matahari sedang menyinari bagian bumi lainnya. Saat matahari sedang tidak menyinari sebagian belahan bumi, bukan berarti matahari itu hilang atau menjadi tidak ada. Ia (matahari) tetaplah ada dan pada waktunya nanti akan menyinari lagi bagian belahan bumi yang sedang Anda pijaki saat ini.

Begitu juga dengan kesuksesan dan kegagalan yang Anda alami.

Kedua sisinya akan silih berganti datang kepada Anda. Di saat Anda sedang mengalami kegagalan, hal itu bukanlah menyatakan bahwa kesuksesan telah hilang dari kehidupan Anda. Saat kegagalan sedang Anda alami, kesuksesan masih tetap ada dalam lingkaran kehidupan Anda.

Dan Anda hanya akan dapat melihat bahwa kesuksesan selalu ada dalam lingkaran kehidupan, jika saja di dalam diri Anda masih memunyai harapan akan pencapaian kesuksesan tersebut. Sebuah harapan yang Anda miliki akan pencapaian kesuksesan di saat Anda sedang mengalami kegagalan, akan membawa diri Anda dapat menemukan kembali keadaan di mana kesuksesan menyinari lagi kehidupan Anda.

Lain halnya dengan orang-orang yang di dalam dirinya tidak memunyai harapan akan pencapaian kesuksesan di setiap aspek bidang kehidupan yang dijalaninya.

Saat orang-orang tersebut berpikir bahwa tidak ada harapan baginya akan pencapaian kesuksesan, maka yang akan dilihat oleh orang-orang tersebut saat mereka mengalami kegagalan bukanlah sinar matahari yang kembali bersinar, tapi mereka melihat bahwa hidup mereka hanya akan diselimuti oleh badai nasib buruk yang akan selalu mereka hadapi.

Keadaan atas perbedaan sikap dan pemikiran inilah yang menjadikan dua orang mungkin mengalami kegagalan pada saat yang bersamaan. Tetapi siapa diantara kedua orang tersebut yang melihat bahwa kesuksesan akan kembali menyinari hidupnya, maka dialah yang dapat mencapai dan menikmati dari kesuksesan yang diinginkannya setelah kegagalan yang orang tersebut alami berhasil dilalui dengan penuh sukacita, karena adanya sebuah harapan dalam pikirannya.

Seperti apa yang dikatakan Orison Swett Manden:

“Orang yang memunyai harapan, melihat kesuksesan di mana orang lain melihat kegagalan. Dan melihat cahaya matahari di mana orang lain melihat bayang-bayang dan angin topan.”

Pernyataan ini mengandung makna bahwa tidak ada alasan bagi Anda menjadi takut akan kegagalan.

Sepanjang Anda masih hidup, artinya di depan sana masih terpampang sebuah harapan yang luas. Harapan yang membuat Anda dengan berani menghadapi apa pun yang terjadi. Dan karenanya Anda akan menemukan kembali kesuksesan yang menyinari kehidupan Anda di setiap aspek bidang kehidupan yang Anda jalani.

Salam sukses dari saya untuk Anda.

Leave a Reply