Kesahajaan Dalam Kesederhanaan Pikiran Manusia

 

Pikiran manusia itu sederhana. Tetapi dari kesederhanaan itu, pikiran kita dapat mengangkat diri kita, atau malah dapat menjatuhkan diri kita. Itulah mengapa, kita sebagai pusat pengendali dari pikiran kita, harus selalu memerhatikan apa yang ada dibalik pikiran kita setiap kali kita memikirkan suatu hal yang terkait dalam pencapaian kita di setiap aspek bidang kehidupan yang kita jalani.

Hindarkan pikiran kita dari ide-ide yang dapat menjatuhkan kita. Dan bahkan ketika kita sedang memikirkan hal-hal yang positif yang dapat kita raih dalam pencapaian hidup kita, maka hindarkan mempertanyakan kembali hal tersebut pada diri kita karena dapat membuat pikiran kita menjadi terganggu, sehingga dapat menjadikan kita malahan tidak berhasil meraih pencapaian yang kita inginkan.

Dan tahukah Anda, apa yang menyebabkan banyak orang tidak dapat meraih tujuan atau target pencapaian yang mereka inginkan?

Ya…kebanyakan orang mengalami kegagalan atas pencapaian yang mereka inginkan disebabkan pikiran mereka beranjak dari apa yang tidak mereka inginkan. Alih-alih berpikir, “Saya bisa meraih kesuksesan”, kebanyakan orang malah mengawali pikirannya dengan, “Saya tidak mau gagal”. Keduanya memunyai maksud yang sama, tapi dengan pola yang berbeda. Yang satu berfokus pada “sukses” dan yang lain berfokus pada “gagal”.

Dan tahukah Anda apa yang terjadi kemudian?

Ya…yang akan dicapai oleh orang tipe kedua atas keadaan dirinya yaitu keadaan Gagal.

Dengan kata lain, ketika kita berpikir dari koridor hal yang tidak kita inginkan, maka artinya kita sudah ada dalam zona pikiran yang menjatuhkan kita, walaupun kita memunyai maksud pencapaian positif.

Oleh karenanya, tanyakan pada diri kita sendiri, apakah yang ada di pikiran kita adalah pikiran yang kita inginkan? Atau pikiran yang tidak kita inginkan? Dan berpikirlah dari pikiran yang kita inginkan.

Katakanlah hal yang kita inginkan!

Lebih jauh lagi, katakanlah hal yang kita yakini!

Salam Sukses Untuk Anda,

Leave a Reply