Hidup Anda Memunyai Tujuan dan Makna

Kita dilahirkan ke dunia ini bukan tanpa alasan. Setiap kelahiran manusia selalu memunyai tujuan dan makna yang dibawanya. Pernahkah sesaat Anda merenungkan atas keadaan diri Anda,seperti “Apa yang menyebabkan Anda dilahirkan dari orang tua Anda saat ini?”, “Apa tujuan hidup Anda lahir ke dunia ini?”, dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut keberadaan diri kita di dunia ini.

Lalu, apa yang membuat kehidupan yang kita jalani berbeda-beda? Jawabannya adalah karena Pilihan. Hidup itu adalah pilihan. Ini merupakan anugerah yang diberikan oleh Tuhan atas diri kita sebagai manusia dibanding dengan makhluk ciptaan lainnya. Kehidupan yang kita jalani saat ini adalah pilihan kita, yang merupakan manifestasi dari kehidupan kita di masa lalu dan variasi kehidupan kita yang tersedia di masa depan, yang jumlah variasinya tak terbatas. Dan terkait dengan kebahagiaan, kebahagiaan terbatas dan kebahagiaan tanpa batas yang kita rasakan juga merupakan pilihan hidup yang kita ambil. Dan yang membedakan diantara keduanya adalah ada tidaknya tujuan dalam menjalani kehidupan ini, juga bagaimana kita dalam memaknai setiap keadaan kehidupan yang kita jalani.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa kebahagiaan sejati hanya ada dan muncul dari dalam diri kita sendiri. Dan ciri utama dari orang-orang yang merasakan kebahagiaan tanpa batas, adalah di dalam hidupnya dipenuhi dengan tujuan positif dalam pencapaian di setiap aspek bidang kehidupan yang dijalaninya. Mereka tahu betul akan dibawa kemana kehidupan mereka. Mereka menjalani hari-hari dalam kehidupan mereka menuju tempat yang mereka inginkan di masa depan. Dan setiap kali mereka dihadapkan dengan situasi atau keadaan yang tidak mereka kehendaki muncul dalam kehidupan mereka, mereka menanggapinya dengan cara positif. Mereka menganggap bahwa halangan, masalah, atau tantangan menuju titik pencapaian mereka, adalah dinamika yang harus mereka hadapi dan lewati.

Karenanya, orang-orang yang ada dalam kelompok ini selalu merasakan kebahagiaan dalam hidupnya, dalam keadaan apapun. Ini disebabkan mereka menyadari sepenuhnya bahwa kebahagiaan yang sesungguhnya ada dalam diri mereka sendiri.

Berbeda dengan mereka yang merasakan kebahagiaan tanpa batas, ada juga kelompok orang-orang yang di dalam hidupnya merasakan kebahagiaan terbatas. Mereka adalah orang-orang yang tidak memunyai tujuan dalam hidupnya. Mereka menganggap bahwa kehidupan mereka adalah sesuatu yang sudah digariskan oleh Tuhannya, tapi di sisi lain mereka tidak menerima keadaan mereka sendiri. Di satu sisi mereka menganggap bahwa hancurnya rumah tangga mereka adalah garisan nasibnya, tapi di sisi lain mereka tidak menerima keadaan mereka yang demikian. Di satu sisi mereka menganggap bahwa keadaan miskin adalah takdir dari Tuhanya, tapi di sisi lain mereka ingin menjadi orang yang memiliki kekayaan melimpah. Inilah orang-orang yang tidak memunyai tujuan pencapaian dalam hidupnya.

Dan untuk mengenali orang-orang yang seperti ini cukup mudah, perhatikan saja apa yang sering mereka ungkapkan atas kehidupan yang mereka jalani. Orang-orang dalam kelompok ini tidak bisa lepas dari 3 hal yang selalu mereka ungkapkan atas keadaan hidupnya. Pertama, mereka adalah orang-orang yang suka mengeluh atas keadaan hidup yang tidak mereka inginkan. Kedua, mereka adalah orang-orang yang suka melakukan pembenaran atas suatu keadaan yang mereka sendiri tidak menginginkannya. Dan ketiga, adalah orang-orang ini selalu menyalahkan keadaan di luar dirinya atas apa yang terjadi pada dirinya yang tidak sesuai dengan yang mereka harapkan.

Dengan kata lain, kebahagiaan mereka dalam menjalani kehidupan ini dibatasi oleh hal-hal yang ada di luar dirinya. Kebahagiaan mereka terbatas dan tidak abadi.

Hal ini menyiratkan bahwa di dalam keterhubungan antara satu orang dengan orang lain, dan atau dengan makhluk hidup lainnya, dibedakan berdasarkan frekuensi dari keterhubungan tersebut. Yang sama akan menarik yang sama. Burung Flamingo tidak akan terbang bersama Burung Elang. Orang yang merasa sedih tidak akan hidup bersama orang yang merasa senang walapun mereka secara hukum saling terhubung.

Kebersamaan dalam keterhubungan akan ditentukan oleh persamaan frekuensi yang dipancarkannya. Sebagai contoh yang mudah saya gambarkan kepada Anda, orang-orang yang saat ini ada dalam keadaan miskin, secara hukum mereka terhubung dengan orang-orang yang saat ini ada dalam keadaan kaya. Keadaan ini menyatakan bahwa orang-orang yang saat ini ada dalam keadaan miskin dapat menjadi orang kaya; begitu juga dengan orang-orang yang saat ini ada dalam keadaan kaya, dalam satu waktu dapat berada dalam kemiskinan. Yang membuatnya terjadi adalah adanya perubahan frekuensi baik disadari atau tidak disadari.

Mulailah hari Anda dengan tujuan. Di malam sebelumnya, buatlah tujuan tertulis yang Anda ingin capai di hari yang akan Anda jalani dalam sebuah jurnal harian atau kertas kosong. Dan pada pagi harinya, Anda dapat memulai hari Anda menuju tujuan-tujuan pencapaian Anda di hari tersebut. Jika Anda belum terbiasa dalam melakukan ini, saya bisa mengerti. Teruslah berlatih hal ini, dan Anda akan merasakan suka cita dalam diri Anda. Mengapa? Karena pencapaian-pencapaian sekecil apapun yang ada dalam tujuan tertulis Anda, akan membuat perasaan senang dalam diri Anda muncul ke permukaan.

Dan dengan sukacita yang berkelanjutan, Anda telah mengubah frekuensi diri Anda ke dalam frekuensi keterhubungan positif, sehingga Anda akan memunyai kemampuan untuk bisa meraih tujuan-tujuan tertinggi Anda dalam kehidupan yang Anda jalani. Dan tahukah Anda? 7 dari 10 orang yang hidup tanpa tujuan pencapaian, merasakan bahwa hidup ini tidak menyenangkan. Dan 7 dari 10 orang yang hidup dengan tujuan pencapaian, merasakan bahwa hidup ini sangat menyenangkan. Akan berada dalam kelompok mana Anda? Semuanya ada di tangan Anda. Anda yang bertanggung jawab atas kehidupan yang Anda jalani.

 

Salam hangat dari saya untuk Anda dan keluarga Anda.

Leave a Reply