Efek Riak Dalam Kata-Kata

Apa yang menjadikan Anda dapat terjebak di dalam pikiran Anda sendiri?

Hal ini dapat dengan mudah Anda periksa dari kata-kata yang masuk ke dalam pikiran Anda dan atau kata-kata yang keluar dari diri Anda.

Luar biasanya, Anda lah yang bertanggung jawab atas kata-kata yang Anda ucapkan, dan juga Anda lah yang bertanggung jawab atas respons terhadap kata-kata yang ada di luar diri Anda. Hal ini disebabkan keduanya akan bermuara di dalam pikiran Anda, dan dapat tertanam secara permanen di dalam pikiran bawah sadar Anda.

Ketika Anda mengatakan:

“Huhh…hari ini banyak sekali pekerjaan yang harus diselesaikan, aku jadi stress…”

Atau Anda mengatakan:

“Kamu ngerjain gitu aja kok ga bisa Lin?”

Saya yakin Anda cukup akrab dengan ungkapan-ungkapan demikian atau sejenisnya. Ungkapan di atas dan ungkapan-ungkapan negatif lainnya, yang keluar dari diri Anda, akan membuat efek riak negatif di mana bukan hanya Anda yang menjadi sumber dari munculnya riak tersebut. Tapi juga orang-orang yang ada di sekitar Anda dapat menjadi korban dari gelombang riak yang Anda munculkan melalui kata-kata Anda.

Begitu juga sebaliknya.

Anda juga dapat menjadi korban dari gelombang riak yang dimunculkan melalui kata-kata yang keluar dari orang-orang yang ada di sekitar Anda. Dan pada bagian dari sisi ini, Anda sebaiknya mengaktifan “filter” dalam pikiran Anda yang bertugas untuk menyaring kata-kata negatif yang datang dari luar diri Anda, agar tidak masuk ke dalam pikiran Anda yang nantinya akan bermuara di alam pikiran bawah sadar Anda.

Dengan demikian, mulai dari sekarang, cobalah untuk serta merta memerhatikan kata-kata yang Anda ucapkan dan juga kata-kata yang Anda dengarkan.

Mungkin tanpa Anda sadari, Anda telah mengucapkan kata-kata yang melukai diri Anda sendiri dan mungkin juga kata-kata yang melukai perasan orang lain. Dan ketika itu terjadi, bahkan kata “maaf” pun tidak akan sanggup menghapus luka yang ada di dalam diri Anda atau diri orang lain yang terlukai hatinya oleh kata-kata yang Anda ucapkan. Hal ini disebabkan kata-kata negatif, apalagi kata-kata yang melukai perasaan, dapat tersimpan dengan baik dalam diri bahkan untuk waktu yang lama, hingga bertahun-tahun lamanya.

Pikirkanlah hal-hal yang positif atas diri Anda, dan ucapkanlah hanya kata-kata yang positif kepada lingkungan Anda.

Dengan sikap yang demikian, Anda bukan hanya telah menciptakan kesehatan mental dan fisik bagi Anda, tapi juga Anda mengirimkan energi positif bagi lingkungan Anda. Gelombang riak positif yang atasnya dapat menjadikan lingkungan Anda merasa lebih damai, tenang, dan tentunya dapat menciptakan lingkungan yang sehat.

Anda lah yang mengendalikan pikiran Anda. Jadi jangan sampai Anda terjebak dengan pemikiran Anda sendiri, dalam hal ini pemikiran negatif yang muncul dalam pikiran Anda. Dan juga cobalah untuk membuat dunia ini sehat, diri Anda sehat, dan lingkungan Anda sehat dengan kata-kata positif yang Anda ucapkan.

 

Salam hangat dari saya, untuk Anda dan keluarga Anda di rumah.

Leave a Reply