5 Langkah Mudah Untuk Tetap Termotivasi

Tahukah Anda bahwa motivasi diri bersifat fluktuatif dan berkelanjutan dalam perjalanan hidup Anda?

Ya, demikianlah adanya.

Memotivasi diri sendiri untuk selalu unggul dalam meraih apa yang Anda cita-citakan tidak bisa menunggu datangnya semangat untuk meraih hal tersebut. Anda harus mendorongnya secara berkelanjutan dan memenuhi setiap aspek bidang kehidupan yang Anda jalani. Hal ini meliputi sikap mental Anda, kesehatan fisik Anda, penampilan, suasana aktivitas, dan interaksi Anda dengan orang lain juga lingkungan di luar pekerjaan Anda.

Lalu bagaimana caranya agar Anda tetap termotivasi dalam meraih tujuan-tujuan pencapaian yang Anda cita-citakan?

Pada kesempatan ini, saya akan memberikan 5 tips cara mudah yang dapat Anda lakukan sehari-hari dalam menjaga konsistensi motivasi dalam diri Anda.

  1. Berpikir, Bersikap, dan Bertindak Positif. Ketahuilah bahwa apa yang terjadi pada hidup kita hanyalah 10% dari keseluruhan kejadian, yang mana 90% nya adalah sikap respons kita terhadap satu keadaan atau kejadian yang memunculkan keadaan atau kejadian selanjutnya. Ini berarti kitalah yang bertanggung jawab atas setiap keadaan atau kejadian pada diri kita. Jika Anda tidak menyukai atas keadaan diri Anda, maka Anda memunyai kemampuan untuk mengubahnya menjadi lebih baik sebagaimana yang Anda inginkan. Oleh karena itu, apapun keadaan Anda saat ini, mulailah meresponsnya keadaan tersebut dengan berpikir positif, kemudian lanjutkan dengan bersikap positif, dan mulailah bertindak positif. Hasil apapun yang Anda alami dari rangkaian tersebut, maka lakukan lagi rangkaian tersebut dengan hal yang berbeda. Cepat atau lambat, Anda akan terus memperbaiki diri dan mengakibatkan hasil-hasil keadaan di masa depan menjadi terus menerus lebih baik, hingga akhirnya Anda berada di tempat tujuan pencapaian yang Anda cita-citakan.
  2. Pastikan Anda Benar-Benar Istirahat Pada Saat Istirahat. Ingat selalu bahwa tubuh Anda memunyai hak untuk beristirahat. Banyak orang yang melupakan ini disebabkan ambisinya dalam meraih pencapaian kesuksesan dengan segera. Sampai-sampai pada saat istirahat pun pikirannya masih mengembara di alam pekerjaan yang sedang dilakukannya. Ketahuilah semua pencapaian kesuksesan Anda tidak akan bernilai jika pada saat Anda meraihnya, Anda jatuh sakit dan tidak bisa menikmati pencapaian tersebut. Istirahat yang Anda perlukan tidak harus selalu mengikuti aturan umum 8 jam tidur. Anda bisa istirahat sesuai yang Anda dan tubuh Anda butuhkan. Bukan kuantitas dari jam tidurnya yang saya maksudkan, tapi dari kualitas tidurnya yang saya sarankan. Boleh jadi mungkin Anda hanya tidur 4-6 jam setiap harinya, tapi usahakan pada jam tidur tersebut Anda benar-benar tidur tanpa terikat dengan permasalahan apapun dalam aktivitas sehari-hari Anda. (lebih lanjut tentang bagaimana cara tidur berkualitas dalam waktu yang singkat akan saya bagikan tips nya di artikel mendatang).
  3. Mulailah Membiasakan Diri Memisahkan Kategori Masalah. Ini membutuhkan latihan kebiasaan, tapi pada saat Anda mulai terbiasa, Anda mulai bisa merasakan apa itu arti dari ketenangan hidup. Caranya mudah, tatkala Anda sedang berada di rumah bersama keluarga, mulailah melepaskan hal-hal yang terkait dengan pekerjaan Anda. Begitu juga saat Anda sedang berada di tempat kerja, mulailah melepaskan hal-hal yang terkait dengan permasalahan yang ada di rumah. Catatan bahwa ini adalah contoh gambaran suatu keadaan. Jika Anda bekerja dari rumah yang bekerjalah sebagaimana mestinya. Ini dimaksudkan bahwa Anda harus berfokus pada apa yang sedang Anda lakukan. Sebuah kesalahan besar tatkala permasalahan di titik A mempengaruhi mood Anda, mood tersebut Anda bawa ke titik B sehingga keadaan B menjadi tercemar disebabkan mood Anda di titik A.
  4. Awali Hari Anda Dengan Sebuah Kalimat Positif. Lakukan tips ini, maka sepanjang hari Anda beraktivitas, Anda akan dihadapkan dengan keadaan yang mendukung pencapaian cita-cita Anda. Di pagi hari sebelum Anda beraktivitas, ambillah sebuah kertas, lalu tuliskan di atas kertas tersebut kalimat positif. Misalnya saja, “Saya bersyukur di sepanjang hari ini saya ada dalam keceriaan.” atau “Saya bersyukur karena di sepanjang hari ini, semua pekerjaan saya selesai dengan baik dan berdampak positif pada kehidupan saya.” Lalu kemudian, bacalah dengan suara dikeraskan, tidak perlu sampai teriak, nanti tetangga jadi bertanya-tanya…minimal diri Anda mendengar suara yang Anda katakan. Bacalah kalimat tersebut beberapa kali dengan penuh semangat dan penghayatan. Saya sarankan repetisi kalimat tersebut 21 kali. Lakukan dengan kalimat yang sama selama 30 hari mendatang. Setelah 30 hari, Anda dapat mengganti dengan kalimat yang lainnya.
  5. Buatlah Tempat Kedamaian Anda. Tatkala Anda sedang mengalami demotivasi atas tujuan pencapaian Anda atau pekerjaan Anda, pergilah ke tempat kedamaian Anda. Tempat ini bebas terserah Anda. Jika saat ini Anda sedang bekerja di depan laptop dan Anda jenuh karena pekerjaan Anda belum selesai dan Anda mulai malas-malasan dalam mengerjakannya, Anda bisa break dulu untuk pergi ke tempat kedamaian. Jika tempat tersebut ada di sekitar Anda, misalnya pergi ke mushola, atau ke dapur untuk bikin kopi misalnya, pergilah ke tempat tersebut. Namun jika tempat tersebut tidak ada di sekitar Anda, misalnya Pantai atau sebuah Mall misalkan, maka Anda bisa pergi ke tempat tersebut dengan cara melihatnya di internet atau mencetak gambar tempat tersebut lalu membawanya kemana pun Anda pergi dan melihat cetakan gambar tersebut kapan pun Anda menginginkannya, dan rasakan bahwa Anda sedang berada di tempat kedamaian tersebut.

 

Demikian beberapa tips dari saya.

Salam hangat dari saya untuk Anda dan keluarga Anda dimana pun Anda berada.

Leave a Reply